Konsentrator Ethernet (bridge dan switch)
Konsentrator Ethernet
Konsentrator adalah perangkat untuk menyatukan kabel – kabel jaringan
dari setiap workstation, server atau perangkat dalam sebuah jaringan
komputer. Jenis – jenis konsentrator yang umumnya digunakan adalah :
- Hub atau Repeater
- Switch
- Bridge
- Router
Switch
Sebuah perangkat keras yang memungkinkan terjadinya distribusi packet
data antar komputer dalam jaringan dan mampu untuk mengenali topologi
jaringan di banyak layer sehingga packet data dapat langsung sampai ke
tujuan. Kelebihan switch dibandingkan dengan hub/repeater adalah dalam
hal manajemen data lebih baik dari hub. Switch bentuknya hampir sama
dengan hub. Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN Switch
merupakan perluasan dari konsep bridge. Salah satu contohnya adalah HP
Procurve V1810-8G yang merupakan 8 Port Gigabit Switch.
Cara Kerja: Ada dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward.
Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika
sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum
diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan Switch store and forward
merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan
menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk
meneriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch
untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak
mengganggu jaringan.
Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps
penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang
terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.
Bridge
Jenis konsentrator yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang
menggunakan transmisi berbeda. misalnya jaringan ethernet baseband
dengan jaringan ethernet broadband. Bridge juga dapat menghubungkan
jaringan yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang
berbeda. bridge juga dapat mengetahui alamat setiap client yang
terhubung pada jaringan.
Berfungsi menghubungkan dua buah LAN yang sejenis, sehingga dapat
memiliki satu LAN yang jauh lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN
tanpa Bridge.Bridge dapat menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik
tipe jaringan yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast
Ethernet).Bridge dapat menghubungkan dua LAN yang kedua-duanya
menggunakan metode transmisi baseband atau broadbrand ataupun LAN dengan
baseband dan LAN dengan broadband atau metode akses CSMA/CD dengan
token passing dan sebagainya bergantung pada jenis Bridge yang
digunakan.
Salah satu contohnya adalah Cisco-Linksys WET54G Wireless-G Ethernet Bridge seperti tampak pada gambar dibawah:
Cara Kerja: Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node atau titik
yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan
lalulintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah
paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama,
paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket paket diteruskan
ke segmen tujuan. Dengan demikian bridge juga mencegah pesan rusak agar
tidak menyebar keluar dari satu segmen. Bridge bekerja pada lapisan
physical layer dan data link layer, sehingga akan mempengaruhi unjuk
kerja LAN bila sering terjadi komunikasi sistem yang berada di LAN yang
berbeda yang terhubung oleh Bridge.













0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.